Pernah kau larut dalam kenangan bersama seseorang?
Berfantasi bersamanya hingga kau mengasingkan diri dari keramaian di depanmu?

Disaat orang-orang menikmati waktu dan suasana nyata 
Kau menikmati kenangan abstrak
Kau memuja-mujanya siang dan malam
Pikiranmu kecanduan pada kenangannya
Ketergantungan berkhayal hidup dengannya
Entah kenapa kenangan pahit cenderung bertahan

Tahun-tahun berlalu tak terasa
Banyak energi tersedot
Ribuan senyum tertahan
Peluang bertemu orang-orang baru tertunda
Demi seorang yang sudah tidak memikirkanmu

Waktu tetap berlalu
Tak peduli siapa yang dilindasnya
Lilin habis meleleh
Bunga menjadi layu
Dan kau menua

Kau membuang-buang waktu
Menyalahkan waktu dan orang lain
Atas ketidaksiapanmu melindungi hati dari nakalnya dunia

Alih-alih memperkaya jiwa mendidik diri
Kau kian hanyut dalam bayang semu seorang pengecut yang mundur pelan-pelan dibalik tirai ingatan
Menuju kegelapan yang kian dingin dan menyiksa

Kau bahkan menghakimi masa depan yang belum terlihat
Dengan trauma masa lalu kau mengukur semua hal
Kau melihat manusia lain sebagai pengecut dan pengacau
Betapa tidak adilnya pikiranmu
Dengan prasangka keliru

Mereka mengatakan pikiran adalah segalanya
Tempat paling nyaman sekaligus penjara paling mencekam
Dari sana segala sesuatu berasal
Perspektif tentang dunia, manusia dan rasa-rasa
Kekeliruannya menempatkan tubuh dalam penderitaan

Apa yang tersisa dari trauma selain paranoia dan delirium?
Berilah tempat untuk antrian memori baru
Bukalah pikiran
Bukalah hati
Bacalah buku
Lepaskan pikiran

Apa hasrat terdalammu?
Apa mimpi terliarmu?
Apa kerinduan terbesarmu?

Hancurkanlah semua gambaran tentangnya
Bakar jembatan yang menghubungkanmu dengannya
Mencegahmu kembali melintasinya
Perasaannya bukan urusanmu
Sebagaimana perasaanmu bukan urusannya
Sebagaimana ia menutup mata dan telinga

Tak ada yang akan mengembalikan kehilanganmu
Kau akan kehilangan dirimu
Jika ini masih berlanjut

Terima kau sulit belajar dari pengalaman
Lambat memahami kenakalan dunia
Orang terbaik kadang melakukan kejahatan tak terduga
Orang terjahat kadang melakukan kebaikan tak terduga
Hal-hal baik dan buruk datang dan pergi

Apakah kau akan mengamati saja sepanjang waktu?
Bermainlah, ikuti irama
Sekalipun harus bermain solo
Nikmati perjalanan

Tertawakan keluguanmu
Hidup terkadang sebercanda itu
Dan bukalah hatimu setelah belajar dari masa lalu
Lebih cepat lebih baik
 
 
[Image: f4.bcbits.com]