Leluhur memahami konsekuensi idealisme kala tidak seirama dalam kelompok. Maka dari itu mereka meninggalkan pesan bagi para pewaris yang terlahir dengan idealisme dipundaknya;
."Metmet bulung ni jior,
Metmetan bulung ni bane;
Denggan marhata tigor,
Dumengganan marhata dame"
.
Dame dalam arti "seni" meletakkan sesuatu bukan pada tempatnya tanpa menimbulkan gejolak atau menghilangkan esensi.
.
Maka dengan ini, pesan (umpasa) dinyatakan valid, menggambarkan fakta.
.
Daun Jior dan Banebane.