Tujuan hidup manusia dalam beberapa sudut pandang.

  • Aristoteles, “tujuan hidup manusia adalah untuk memberikan kepuasan pada dirinya sendiri.
  • Abraham Maslow, ilmuwan dari Amerika Serikat, “tujuan hidup manusia untuk memenuhi kebutuhannya secara bertahap.” Di mana hierarki kebutuhan manusia dari yang paling dasar hingga yang paling tinggi seperti berikut:

  • Alquran, “ Tujuan hidup manusia adalah untuk beribadah (menyembah) kepada Allah SWT Sang Maha Pencipta”. Surat Adz-Dzaariyaat ayat 56, “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia  melainkan supaya mereka menyembah-Ku” dan Surat Al-Baqarah ayat 21, “Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertaqwa”.
  • Rick Warren, seorang pastor tersohor, dalam bukunya yang terkenal “The Purpose Driven” menuliskan bahwa tujuan manusia untuk:
a. Kesukaan Allah
b. Menjadi keluarga Allah
c. Menjadi serupa dengan Kristus
d. Melayani Allah
e. Menjalankan misi/amanat agung

  • Alkitab (Efesus 2:10) ” Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya”
  • Mengetahui tujuan hidup, manusia dapat:
a. Hidup lebih fokus. Filipi 3:13: “...aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri ke pada apa yang di hadapanku.” Tanpa tujuan yang jelas, kita akan mudah berubah. Kalau kita ingin hidup yang signifikan, fokus! Lakukan hanya apa yang paling penting dalam hidup ini.
b. Memberi arti hidup. Filipi 1: 21-22:Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah.” Selaku umat beragama, tanpa Tuhan, hidup tidak memiliki tujuan. Tanpa tujuan, hidup tidak punya makna. Tanpa makna, hidup hanyalah kesia-siaan. Tragedi terbesar dalam hidup bukan kehilangan nyawa, tetapi kehilangan tujuan hidup atau tidak memiliki tujuan hidup. Tujuan adalah alasan kita mengharapkan sesuatu. Harapan sangat penting bagi kehidupan kita seperti udara dan air. Harapan ada waktu kita memiliki suatu tujuan.
c. Mempersiapkan diri menuju kekekalan. Pengkhotbah 3:11: “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka.” Saudara ditempatkan di dunia untuk mempersiapkan diri bagi kekekalan. Tujuan hidup kita adalah takut kepada Allah dan menaati-Nya. Tujuan kehidupan juga mengamati kehidupan di dunia ini dengan perspektif yang benar.
d. Menyederhanakan hidup. Kalau kita memiliki tujuan hidup maka kita mengetahui apa yang perlu dan tidak perlu kita lakukan, serta fokus pada hal itu.
e. Memotivasi. Tujuan selalu menghasilkan passion atau gairah. Tidak ada hal yang bisa memberi energi sekuat tujuan yang jelas.