Nak, dibalik rencana
kelahiranmu terdapat pergumulan panjang antara ayah dan ibu
Bukan tentang menunda atau membatalkan kehadiranmu di dunia
Bukan tentang menunda atau membatalkan kehadiranmu di dunia
Melainkan tentang
kesiapan kami sebagai orangtua
Kami menyadari tidak mudah menjadi manusia di generasimu
Jika generasi ayah dan
ibu bersaing dengan 7,4 milyar orang
Maka generasimu akan
bersaing dengan sekitar 15 milyar orang
Dunia yang kami hadapi
berbeda dengan dunia yang akan engkau hadapi
Dengan semua tantangannya
Bahkan sekedar
membayangkan, pun kami tidak mampu
Kami membutuhkan waktu lama untuk mempersiapkan diri
Supaya mampu menyiapkanmu
berdikari
Jika kami mendidikmu dengan cara yang keras
Ketahuilah itu karena
cinta
Mendidik kalian adalah
hal paling kami senangi, prestasi tertinggi kami selama hidup
Jika kalian diberi kesempatan
untuk membangun keluarga seperti keluarga kecil kita
Didiklah anak-anakmu lebih
baik dari yang pernah kalian terima
Dan diatas semuanya itu
Hiduplah lebih baik dari
kami
Setialah kepada Tuhan
kita sampai akhir
Menangkan pertandingan
imanmu
Jika beruntung, kelak
kita akan bertemu lagi di hadapan-Nya
Ia yang telah memberikan nyawa-Nya untuk menebus semua kesalahan kita
Ia yang telah memberikan nyawa-Nya untuk menebus semua kesalahan kita
Waktu kami terbatas, walau
hati kami ingin selamanya bersamamu
Disamping didikan yang
telah engkau terima
Kami menitipkan satu buku
panduan hidup
Sebagaimana ayah dan
ibumu dahulu menerimanya juga dari kakek dan nenekmu
Kami yang mencintaimu,
Ayah dan Ibu