Fakta yang sering terabaikan, bahwasanya kesadaran kolektif bertumbuh ketika ia sering disiram dengan pikiran-pikiran konstruktif, pikiran positif. 
Pikiran manusia ibarat suatu apartemen gigantic yang memiliki jumlah ruangan tak terbatas, dimana setiap ruang menyimpan informasi berbeda satu sama lain.

Hanya saja, dengan tiadanya keseragaman, ruangan itu memuat semua hal yang pernah terpikirkan oleh manusia, seperti ruangan kecenderungan dan ruangan karakter, mereka berbeda dari ruangan seni
Hal inilah alasan dibalik tentang seseorang yang sering pergi ibadah tetapi hanya memiliki sedikit teman dan seseorang yang jarang ibadah justru memiliki banyak teman, ia hadir dalam sisi kehidupan yang manusiawi.

Sebab pertumbuhan pribadi manusia itu sifatnya parsial, atau bagian per bagian. 
Hati manusia tidak sembuh dalam sekali waktu, kesadaran kolektif tidak dibangun dalam sehari.
Sering seseorang bertumbuh cepat dalam aspek-aspek tertentu dan malah sebaliknya pada aspek tertentu.

- Image: https://ars.els-cdn.com/content/image/1-s2.0-S0022024814004345-gr5.jpg