Hingga kemarin, kalap dan tegang adalah dua hal yang sering bersemayam di kepala ini
Dengan semua fakta yang terjadi, kalap memikirkan cara untuk mengungkapkannya hingga sebanyak mungkin manusia membuka mata
Tegang menahan gejolak dalam hati yang terhalang oleh kurangnya wadah diskusi dan partner
Namun semua itu akhirnya berlalu
Ketika dalam perjalanan ke Medan dari kampung tempo hari
Tiba-tiba terpikir: daripada tenggelam dalam rasa kalap dan tegang, lebih baik aku mendekonstruksi pengetahuanku tentang dunia dan menginisiasi diskursus tandingan untuk menyebarkan dekonstruksi tersebut.
Beruntung, sudah menemukan beberapa sosok yang open minded, kritis, dan mau diajak diskusi mengenai kejadian balik layar ini.
Ke depan, berharap secepatnya terwujud suatu wadah yang memungkinkan adanya diskursus tandingan kapitalisme, neoliberalisme, dan pendidikan yang mendehumanisasi.
Dengan semua fakta yang terjadi, kalap memikirkan cara untuk mengungkapkannya hingga sebanyak mungkin manusia membuka mata
Tegang menahan gejolak dalam hati yang terhalang oleh kurangnya wadah diskusi dan partner
Namun semua itu akhirnya berlalu
Ketika dalam perjalanan ke Medan dari kampung tempo hari
Tiba-tiba terpikir: daripada tenggelam dalam rasa kalap dan tegang, lebih baik aku mendekonstruksi pengetahuanku tentang dunia dan menginisiasi diskursus tandingan untuk menyebarkan dekonstruksi tersebut.
Beruntung, sudah menemukan beberapa sosok yang open minded, kritis, dan mau diajak diskusi mengenai kejadian balik layar ini.
Ke depan, berharap secepatnya terwujud suatu wadah yang memungkinkan adanya diskursus tandingan kapitalisme, neoliberalisme, dan pendidikan yang mendehumanisasi.
- Image: http://www.balairungpress.com/wp-content/uploads/2018/01/derridadkk.jpg
