Nek, 
Entah energi dari mana
Maybe a blast from past
Kemarin aku mendengar potongan lagu Rayuan Pulau Kelapa 
Lagu RRI yang sering kudengar di radiomu dulu
Mengingatkanku tentangmu

Sudah empat tahun sejak kepergianmu
dan sudah belasan tahun sejak radiomu berhenti mewarnai masa kecilku
Sejak perpustakaanmu mencuri perhatianku
Seberkenan itu engkau mempengaruhiku, Nek
Semua tentangmu masih bergema di kepalaku

Aku merindukan dekapan hangatmu
Opera Batak yang engkau senandungkan tengah malam
Tarian yang kau peragakan di penghujung hari
Aroma dan rasa masakanmu

Aku merindukan malam-malam menegangkan ketika daun pepohonan di samping rumah menggaruk atap rumahmu di tengah malam
Bagaimana engkau menenangkanku hingga terlelap dalam pelukmu

Aku rindu engkau mengajakku 'mardalani'

Aku senang ketika kau bangun memasak makanan kesukaanku
Entah yang mana kesukaanku nek
Semua yang kau racik tak dapat kutolak
Denganmu, rasanya tiada yang mustahil dalam dunia masa kecilku
Engkau laksana superwomen yang serba bisa
Hingga hal-hal yang tidak dapat dilakukan oleh ibuku

Aku merindukan sore hari di kaki gunung
Menghabiskan sepanjang hari denganmu
Aku suka menghabiskan sore di kebunmu denganmu
Aku selalu menanti kejutan yang engkau keluarkan dari kantong ajaibmu
Kau membentukku seperti sekarang Nek
Aku terinspirasi darimu
Semangatmu, jiwa mudamu, keberanianmu
Kelak kita kan bertemu lagi nanti
Kuharap itu di kekekalan surga

Nek
Mampirlah sesekali dalam mimpiku