Ada kecenderungan manusia secara tidak sadar selalu menyalahkan orang lain atau berusaha membuat orang lain terlihat bersalah.
Di dalam diri manusia terdapat kecenderungan untuk merasa benar atau ingin dibenarkan sekalipun jelas-jelas mereka salah.
Dipicu oleh sempitnya sub algoritma pikirannya.
Jika suatu perangkat komputer dapat bekerja dengan mumpuni, tidak lepas dari luasnya algoritma prosesor pengolah data.
Demikian juga dengan manusia, semakin banyak informasi (pengalaman dan pengetahuan), semakin luas sub-sub algoritma pertimbangannya, semakin bagus pula kesimpulan, dalam hal ini disebut 'bicara berdasar'.
Menjadi pimpinan, merupakan posisi yang strategis untuk mengamati kecenderungan ini.
Tidak
peduli seberapa keras Anda berusaha memimpin dengan
cara terbaik yang Anda mampu, akan selalu ada anggota yang pesimis,
bahkan hendak menjatuhkan anda.
" Sejak komputer pertama kali dibuat, selalu terdapat hantu di dalam mesin. Segmen-segmen kode acak
yang berkelompok membentuk protokol tak terduga.
Apa yang mungkin disebut tingkah laku. Tanpa diantisipasi, radikal-radikal bebas ini melahirkan persoalan kehendak bebas, kreatifitas, bahkan sifat alami yang mungkin kita sebut jiwa". - (I Robot, 2004).
Image: saltlifejournal.org
