TERHADAP DIRI SENDIRI:
[x]  Kau harus belajar tegas pada dirimu. Tidak semua perlu kau respon dengan perasaan. Kau harus mampu mati rasa saat diperlukan.

[x]  Kenali dengan jelas hal-hal yang mempengaruhimu, selain itu abaikan.
[x]  Dalam urusan pribadi, perhatikan hingga hal-hal yang terkecil. Di luar itu, arahkan pikiranmu hanya pada hal-hal besar yang menguntungkan keluarga dan niat baikmu membangun suatu peradaban yang lebih baik dari sebelumnya.
[x] Jika harus mengambil solusi dalam suatu hal, ambillah solusi yang tidak menimbulkan masalah baru.
[x] Miliki cita-cita, rahasiakan, kenali hingga bagian terkecilnya, wujudkan sedikit demi sedikit, jangan biarkan apapun menghalangimu.
[x]  Hidup adalah pertandingan yang memiliki banyak estafet-estafet semu, kenali setiap estafet itu, ketahui kapan harus berjalan atau sprint.
[x]  Lakukanlah sesuatu dengan benar dan baik bukan karena siapa orang lain, tapi karena siapa dirimu.
[x]  Cinta adalah reaksi hormon yang dapat diuraikan dan distimulus, jangan bingung saat jatuh cinta. Tubuh dipenuhi syaraf dan hormon, semuanya adalah biological system.
[x]  Cinta dan birahi adalah dua hal berbeda yang sering disamakan, kamu jenis yang mana?
[x]  Tidak ada perilaku yang tidak dapat dijelaskan, semuanya didorong oleh motif dan kebutuhan. Orang berbicara mengutarakan apa yang ada dalam pikirannya. Ada yang to the point, ada yang mengaburkan jejak. Pelajari keduanya dan tangkap mereka sebelum mereka menyadarinya.
[x]  Selalu miliki kelebihan dibandingkan kerumunan di sekitarmu.
[x]  Singkirkan semua hal yang merepotkanmu, menyita waktumu, menghabiskan energimu, menyita perhatianmu. Sederhanakan segala sesuatu.
[x]  Jangan bergabung dengan kerumunan.
[x]  Bertanyalah pada yang lebih tua dan lebih ahli. Jangan bertanya pada yang lebih muda sekalipun lebih ahli, kecuali dia tidak berpendapat terhadap kehidupan pribadimu.
[x]  Hiduplah dengan gayamu sendiri, lepaskan semua keinginanmu, nikmati keunikan dirimu, itulah karuniamu, bahkan walau kadang orang lain tidak memahaminya.
[x] Setiap manusia akan mati pada waktunya, pastikan kau siap mati setiap saat tanpa meninggalkan kesalahan atau rasa bersalah.
[x]  Jadilah orang yang tidak mengurusi kehidupan pribadi orang lain dan carilah orang-orang seperti itu.
[x]  Sekali dalam hidup kau akan meragukan segala sesuatu: eksistensi, agama, negara, cinta hingga tuhan. Tapi jangan mati sebelum memiliki kepastian baru dalam kelima hal itu.
[x]  Selesaikan dan lampiaskan hasrat-hasrat terdalammu pada waktu privat, khusus, supaya ia tak mengacau dalam wilayah umum.
[x]  Kendalikan alam bawah sadarmu, kendalikan mimpimu, kendalikan hasratmu, itu kunci mengendalikan hidupmu.
[x]  Periksa motif terdalammu, kenali sisi gelapmu dan terangi.
[x]  MIND IS MATTER, pikiran adalah segalanya, bagus atau rusakmu ditentukan pikiranmu, hati-hati menggunakan pikiranmu.
[x] Tidak semua orang memperhatikan apa yang dimakannya, setiap yang memperhatikannya; bukan orang biasa.
[x]  Kunci kematangan adalah: fokus dan repetisi.
[x]  Lakukan kesalahan yang tidak akan kau ulangi. Kalau kau akan mengulang-ulangnya, jangan lakukan.
[x]  Perilaku dekat dengan tingkah laku. Sikap dekat dengan karakter.
[x]  Jangan berasumsi.

TERHADAP ORANG LAIN:

[x]  Dalam perjalanan, mengenai perasaan, kau akan bertemu 3 jenis orang: yang perduli dengan perasaanmu, yang tidak dan yang berpura-pura.
[x] Mengenai pengetahuan, 2: orang yang memberitahu tanpa mengharapkan imbalan, memberitahu karena imbalan.
[x] Sikap orang lain terhadap dunia itu bukan urusanmu secara langsung. Tapi secara tidak langsung itu urusanmu karena kau tinggal di dunia yang sama dengannya.
[x] Sikapmu terhadap dunia, terhadap diri sendiri, dan terhadap orang lain akan mempengaruhi sikap orang lain terhadapmu dan terhadap dunia, tapi dalam beberapa situasi, kamu mungkin menemukan orang yang tetap bersikap buruk walaupun disikapi dengan baik, disitu kau harus fleksibel dan menyingkirkannya secara permanen.
[x] Selama mereka tidak mengganggu dan memfitnahmu, biarkan mereka seperti itu. Kalau mereka mengganggu dan memfitnahmu, beri pelajaran, bila perlu singkirkan secara total tanpa ampun, tanpa sisa, secara permanen.
[x]  Kalau kau selalu memperhatikan orang lain, kau akan selalu menemukan sesuatu untuk dikritik, untuk itu fokus pada apa bagianmu, biarkan orang lain mengurusi sikapnya sendiri.
[x] Hindari apa yang dapat berujung pada sakit hati: komunikasi. Bila harus komunikasi, pilih komunikasi seperti apa yang cocok untuk lawan bicara. Berbicaralah di level pemikiran yang mendengar. Mereka hanya melihat sesuai apa yang pernah mereka lihat dan hanya mendengar apa yang ingin mereka dengar.
[x] Anak-anak hanya mengerti bahasa anak-anak, orang tua hanya mengerti bahasa orang tua. Beruntung jika bertemu orang yang dapat mengerti bahasa anak-anak sekaligus orangtua.
[x] Tak semua mampu dan mau diajak berpikir keras, berpikir berat dan berpikir logis. Jaman telah mempengaruhi masyarakat saat ini untuk berpikir santai, instan, dan emosional (baca: baperan).
[x] Jangan mengharapkan apa-apa dari manusia lain.
[x] Manusia hanya memberi apa yang mereka miliki, baik cinta kasih dan materi.
[x] Manusia adalah teka-teki kebutuhan, temukan atau jadilah bagian yang hilang itu, mereka akan memberimu segalanya.
[x] Orang terdekatmu adalah calon musuh terhebatmu: jangan dekat sama siapapun untuk memenangkan perang ego atau perang yang sebenarnya.

Image: bcbits.com