Aku sudah merasakan...
● CINTA dari Ayah dan Ibu, keluarga, sahabat, dariMu
● Nikmat hidup sehat dan keluarga yang utuh
● Menikmati kebaikan dan melayani Negara
● Nikmat prestasi masa-masa sekolah
● Pujian tak terduga dari manusia
● Dicintai sepenuhnya oleh wanita yang kucintai sepenuhnya
● Kemarahan hebat atas kesalahan sendiri
● Antiklimaks dan antitesis hidupku, aku menggores reputasi dan image di belakangku
● Gejolak emosional oleh stimulus saraf dan hormon dalam tubuh ini
Selain itu, apalagi yang dapat kuperoleh dalam dunia?
Diatas itu, apa yang telah kuberi pada hidup, padaMu?
Naifkah aku jika...
Mengucap syukur dengan sikap hidup
Tanpa prosa di pagi hari
Tanpa narasi emosional nan syahdu
Tanpa gerak tubuh nan sujud
Tanpa lagu-lagu uplifting
Tanpa turut dalam desakan kerumunan
Naifkah aku jika...
Menghapus kata-kata
Menghapus bahasa tubuh
Dari kehidupanku ini
Hingga yang tersisa dariku
Hanya sikap hati
Hanya Engkau dan aku melihatnya
Engkau yang Maha...
Melihat sikapku
Melihat hasrat dan keinginan terdalamku
Melihat perang batin di dalamku
Dalam diamku tanpa sorak sorai
Dalam hatiku tanpa basa-basi
Dalam pergumulanku dengan diriku
Aku melupakan berkat-berkat dan janji-janjiMu
Ijinkan aku berbuat tanpa mengharapkan apa-apa
Selain persahabatan dan rasa hormat
Dalam penyertaanMu
Kulalui ini semua
Sebagaimana Engkau beserta para kekasihMu dulu
Aku ingin memenangkan pertandingan ini denganMu
Dalam perang antara aku melawan aku
Di dalam aku
Untuk memenangkan aku dari aku
Kehendak bebas yang Engkau beri
Kukembalikan padaMu
Kuserahkan dalam pimpinanMu
Ijinkan aku terbakar habis dalam perapianMu
Menangkan aku dari tuhanku
Dari anti-nalarku yang bukan dariMu
Dari berhalaku yang menyesatkan
Dari keluarbiasaanku yang tak berguna
Dari kebanggaanku yang semu
Dari prestasiku yang angkuh
Dari kehendakku sendiri
Dari pengertian yang kubangun sendiri
Dari definisi-definisiku
Dari istilah-istilahku
Dari standar yang kubuat
Dari visi yang kugradasi
Dari ketidakpantasan aku datang, begitulah caraku menghormati, menghargai, memuliakan, bersahabat dan berterimakasih padamu Tuhanku.
Image: mysticalchrist.files.wordpress.com
● CINTA dari Ayah dan Ibu, keluarga, sahabat, dariMu
● Nikmat hidup sehat dan keluarga yang utuh
● Menikmati kebaikan dan melayani Negara
● Nikmat prestasi masa-masa sekolah
● Pujian tak terduga dari manusia
● Dicintai sepenuhnya oleh wanita yang kucintai sepenuhnya
● Kemarahan hebat atas kesalahan sendiri
● Antiklimaks dan antitesis hidupku, aku menggores reputasi dan image di belakangku
● Gejolak emosional oleh stimulus saraf dan hormon dalam tubuh ini
Selain itu, apalagi yang dapat kuperoleh dalam dunia?
Diatas itu, apa yang telah kuberi pada hidup, padaMu?
Naifkah aku jika...
Mengucap syukur dengan sikap hidup
Tanpa prosa di pagi hari
Tanpa narasi emosional nan syahdu
Tanpa gerak tubuh nan sujud
Tanpa lagu-lagu uplifting
Tanpa turut dalam desakan kerumunan
Naifkah aku jika...
Menghapus kata-kata
Menghapus bahasa tubuh
Dari kehidupanku ini
Hingga yang tersisa dariku
Hanya sikap hati
Hanya Engkau dan aku melihatnya
Engkau yang Maha...
Melihat sikapku
Melihat hasrat dan keinginan terdalamku
Melihat perang batin di dalamku
Dalam diamku tanpa sorak sorai
Dalam hatiku tanpa basa-basi
Dalam pergumulanku dengan diriku
Aku melupakan berkat-berkat dan janji-janjiMu
Ijinkan aku berbuat tanpa mengharapkan apa-apa
Selain persahabatan dan rasa hormat
Dalam penyertaanMu
Kulalui ini semua
Sebagaimana Engkau beserta para kekasihMu dulu
Aku ingin memenangkan pertandingan ini denganMu
Dalam perang antara aku melawan aku
Di dalam aku
Untuk memenangkan aku dari aku
Kehendak bebas yang Engkau beri
Kukembalikan padaMu
Kuserahkan dalam pimpinanMu
Ijinkan aku terbakar habis dalam perapianMu
Menangkan aku dari tuhanku
Dari anti-nalarku yang bukan dariMu
Dari berhalaku yang menyesatkan
Dari keluarbiasaanku yang tak berguna
Dari kebanggaanku yang semu
Dari prestasiku yang angkuh
Dari kehendakku sendiri
Dari pengertian yang kubangun sendiri
Dari definisi-definisiku
Dari istilah-istilahku
Dari standar yang kubuat
Dari visi yang kugradasi
Dari ketidakpantasan aku datang, begitulah caraku menghormati, menghargai, memuliakan, bersahabat dan berterimakasih padamu Tuhanku.
Image: mysticalchrist.files.wordpress.com
