Cara hidup filsuf berbeda dengan cara pikir non filsuf.
Filsuf hidup untuk makna dan esensi.
Contoh, filsuf dan pebisnis.
Dalam hal ini diasumsikan pebisnis bukan hanya pengusaha, wisausahawan, melainkan siapapun yang melakukan sesuatu demi uang adalah pebisnis bahkan pekerja sosial jika orientasi memuaskan diri dengan uang. Apakah mereka mau menabung uangnya, membeli materi, kesenangan dll.
Filsuf dengan pemikirannya, pebisnis dengan capaiannya secara materi maupun eksperimental, sedangkan filsuf filsafatnya.
Secara makna, filsuf lebih bernilai.
Secara eksperimental, pebisnis lebih kaya, tapi penuh kepicikan.
Image: theschooloflife.com
Image: theschooloflife.com
