Dipersiapkan sebagai pendidik, saya memang sudah terbiasa bekerja di balik layar. Sesekali kalau muncul, itu pun panggung kami hanyalah ruang kelas 😎

Mungkin di situ perbedaan orientasi kepribadian seorang entertainer dengan seorang konseptor. Jika teman-teman entertainer senang tampil di hadapan publik, kami sebagai konseptor senang bereksperimen di balik layar dengan masterplan, kurikulum, dan litbang... 😁

Sama-sama keren kan? Ialah, itulah keindahan diversity, masing-masing punya peran... Apalagi jadi seorang konseptor sekaligus entertainer.