Kalau pikiran manusia mampu mengkaji gagasan-gagasan spektakuler seperti moral, etika, semiotik, psikoanalisis, dekonstruksi, kritik akal budi, strukturalisme, post-modernisme, feminisme, relativisme, materialisme, teori strings, meta fisika, teori segalanya, teori kuantum, semesta paralel, alkemis, teori dimensi hingga berbagai gagasan spektakuler lainnya, lalu apa yang Allah inginkan dari manusia?


Apakah Allah hendak membuktikan sesuatu?
Hanya Dia lah yang tahu.

Sebagaimana Allah menghadirkan pohon pengetahuan yang baik dan jahat di Eden, Allah menganugerahkan pikiran yang melahirkan gagasan-gagasan spektakuler untuk menguji ketaatan manusia dalam kemegahan pemikiran itu.

Untuk menaikkan level pemikiran manusia?
Level pikiran final dimana manusia menerima subordinasi Allah

Manusia bertumbuh dalam ujian, tanpa itu manusia hanya menghabiskan waktu.
Seandainya kita memiliki kesempatan untuk melihat capaian pikiran manusia di masa depan.

Pada akhirnya semua ini adalah tentang 'percaya pada Allah'
Tentang kemuliaan Allah
Tentang kesejatian Allah

Gambar: deviantart.net