Dalam hati ini, ada rasa rindu untukmu
Terhadap mata dan wajah-wajah penasaran itu

"apa untungnya bersekolah pak?"
"apa untungnya berdoa pak?"
"pak, dapatkah kami seperti kalian?"
"pak, seperti apa Medan"...



1 tahun berlalu berlalu semenjak meninggalkan istanamu, 
melintasi laut
Kalian menunjukkan banyak hal pada diri ini,
hujanpun menyaksikan setahun kita bersama.

Terekam berbagai peristiwa:
jatuh dan bangun, 
kondisi yang sudah biasa bagimu baru bagiku, 
baper dan tergoncang

Awalnya aku sempat pesimis
karena kinerja kami yang seolah tidak mengubah apapun
Namun kalian menyadarkan kami beberapa hal
Syukurlah
Kini harapan itu masih sama, 
jika Tuhan berkenan, kita segera bermain dan belajar bersama lagi.

Semoga kita sehat-sehat, 
memelihara passion tidak mustahil tapi tidak juga mudah. 
Kami terus membenahi diri, 
supaya dimanapun kita bertemu nanti, 
meski dengan wajah dan rupa yang berbeda, 
kita sudah lebih baik, dengan cara pandang baru, 
kami pastikan itu.

Hingga jiwa dan pikiran menyatu dengan Pencipta, 
membangun bangsa yang tentram dan nyaman untukmu generasi penerus.

Beruntungnya diri ini mengenal kalian
kami hanya terpanggil saja, 
membantu menyingkapkan keingintahuanmu dengan kami "yang bukan apa-apa". 

Teruslah bermimpi tentang masa depan nak, 
teruslah berharap dan percayalah pada usaha kerasmu, 
itulah satu-satunya tiketmu untuk tetap semangat menyongsong hari esok, 
semoga engkau merasakan rindu ini.

Selamat hari Senin ya, syukurlah bapak presiden memberi hadiah jalan bagus, 
mengirim buku jadi mudah, 
datang kesana tidak perlu lagi ada yang terguling.


Soundtrack:
Illenium - Spirals
Westlife - Grow Old
Chester See - Where are You Now