Sebab itu
marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang
berguna untuk saling membangun.
Berguru dari pengalaman masa muda yang pernah meluluh-lantakkan kita
Masa muda sebagai orang muda yang hatinya mudah terombang-ambing
Kiranya kini pengalaman itu telah mengikis kekanak-kanakan kita yang egois
Kiranya Allah memberi pengertian
Kelak kita dapat memuliakan-Nya dalam kehidupan ini
Seperti Paulus hanya memuliakan Allah dalam hidupnya
Kiranya Allah menguatkan
Kelak kita kuat menjalani hari-hari ke depan yang penuh tantangan
Tantangan yang pasti mengguncang kita
Tantangan yang mungkin menyeret kita untuk meragukan kasih Tuhan
Alih-alih meragukan kasih-Nya
Bertumbuhlah kita
Kelak kita teguh bagai karang dihempasan ombak sepanjang masa
Kiranya Allah melayakkan
Kelak kita berjalan menanjak terus menuju kerajaan-Nya
Bukan kembali ke masa-masa suram itu
Kini cita-cita kita melebur jadi abu
Tidak lagi terikat pada ambisi duniawi yang semu
Mengejar kemapanan dan karir tiada batas
Syukur kita melihatnya di awal ini
Kini visi kita melebur jadi satu dengan visi-Nya
Biarlah hanya Tuhan saja yang kita tuju
Biarlah hanya Tuhan saja yang ada di antara kita
Biarlah hanya Tuhan saja yang menjadi teladan kita
Kiranya kita terus bertumbuh saling melengkapi satu sama lain
Kau kuatku
Aku kuatmu
Kelak kita menjadi pasangan yang meneladani karakter Kristus
Mengakhiri pertandingan iman dengan baik
Saling menguatkan dalam perjalanan kemusafiran ini
Sangat bersyukur dipertemukan denganmu
Kiranya kita bisa fokus kini
Supaya berartilah hidup yang singkat ini
(Image://indefiance.files.wordpress.com)
