... dalam sesi penutup debat capres ke-2, setelah bapak Jokowi mengatakan 'saya tidak takut kepada siapapun selain Allah Swt',
lantas beliau masuk dalam 'catatan' para elit global sebagaimana J. F. Kennedy, Ir. Soekarno, Omar Khadafi, dan tokoh-tokoh lain yang berpotensi menghalangi agenda New World Order.

Andai diri ini sadar bahwa pilpres 2019 pada dasarnya bukan soal suku, agama, ras dan golongan apapun dalam pangkuan bumi pertiwi, kelak diri berusaha menyadari apalah arti diri dalam samudera perjuangan beliau.

Dengan kata lain, kali ini hanya Tuhan yang mampu membela beliau.


Soekarno adalah Soekarno, Jokowi adalah Jokowi.
Cita-cita yang sama, semoga mendapat restu-Nya.


Supaya terjawablah harapan kita, bahwa sekali lagi, dengan persatuan dan ketulusan, kita dapat berdiri sebagai negara yang adil dan berdaulat.

Hingga bangsa-bangsa boleh melihat dan ikut melawan ketidakadilan di muka bumi.
Diberkatilah para pemimpin yang takut akan Tuhan.

.
.
.
Dame ma di hita !