"... nak, tugasmu hanya satu; jika tak suka cara kerja pasar dan pemerintah, masuklah dan perbaiki sistem.

.
Menjadi antagonis yang playing victim, judgemental, meneriakkan ilusi keadilan tanpa keadilan pada diri sendiri dan mempengaruhi orang lain dengan kesadaran kolektif yang anarkis, tidak akan menjadikanmu seorang lelaki.
.
Pun bila kau beruntung masuk dalam sistem, tak ada jaminan engkau akan lebih produktif atau tidak lebih pasif dari mereka yang engkau teriaki hari ini. Seseorang akan mengisi peranmu hari ini, meneriakimu dari luar jendela singgasanamu.
.
Manusia datang dan pergi dari dunia ini untuk memilih dan mengambil peran, lalu mewariskannya pada generasi berikutnya, begitu seterusnya.
.
Kita bertanding dengan diri kita sendiri, untuk membuktikan pada diri sendiri bahwa kita tidak seperti yang kita teriaki. Pilih peranmu, dengan hati-hati."
.