...

ini cerita waktu SD sebagai partopi tao (tinggal di pinggir danau Toba), biasalah, anak-anak punya permainan musiman... kayak premier league aja 
di sekolah, anak-anak udah saling janji sepulang sekolah bakal mandi bareng, cewek dan cowok, sama aja.
begitu bel pulang berbunyi, langsung langkah seribu, seolah berlomba siapa lebih dulu sampai di lokasi.
sesampainya di lokasi yang disebut "pasir" atau tepi danau, masing-masing membuat "umbal-umbal"nya.
ada yang membawa plastik, ember, mencari batang pisang yang baru ditebang dan kayu.
 
posisi tiga batang pisang disusun berjejer, lalu pangkal dan ujungnya ditusuk menggunakan kayu.
 
setelah semua "armada" diturunkan ke air, sepakatlah dari mana ke mana trek nya 
 
jarak terjauh yang pernah kami renangi itu dari pasir Janji Nahata ke Pulo Simamora, jaraknya kurang lebih 1km
 
aku hanya pernah sekali saja ikut tantangan ini, karena jarak yang jauh dan takut melihat ke bawah
film horor berhasil mengundang imajinasi liar saat mandi di Tao Toba.
 
aku selalu berusaha tidak melihat ke bawah, tapi selalu terbayang entah monster apa yang sedang mengintai di bawah sana 
 
aku masih ingat, momen paling mendebarkan begitu hampir sampai di tepian, aku selalu berenang tergesa-gesa supaya segera sampai di darat
 
kini setiap kali melihat Tao Toba, teringat dengan kenangan itu
ketika melihat anak-anak bermain-main di Tao Toba, naik sampan dan berenang, uda bisa bayangkan seperti apa gembiranya
 
syukurlah masa-masa itu pernah dirasakan
berharap bisa berenang kembali bersama teman-teman, karena aku tidak takut lagi melihat ke bawah saat berenang