#251. Kecanggungan Komunikasi antara Ayah dan Anak dalam Keluarga Masyarakat Batak Toba di Tipang

...
Sudah lama saya amati, kenapa para ayah kita sering hanya komunikasi seperlunya saja dengan kita sebagai anak-anaknya? Khususnya anak laki-laki. Apakah karena sesama lelaki? Hanya karena itu sajakah? Tentu bukan hanya saya saja yang penasaran dengan hal tersebut.

... Sependek amatan saya, dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan saya, pada umumnya, seorang among (ayah etnis Batak) jarang mengatakan "i love you" dan "terimakasih" pada isteri atau anak-anak mereka. Saya menyebutnya sebagai "kecanggungan komunikasi" antara orang tua (ayah) dengan anak. Amatan saya lebih fokus pada sosok para ayah karena sosok para ibu pada umumnya berinteraksi lebih intens dengan anak-anak mereka.

#250. Anatomi Like, Share dan Subscribe

... ketika seseorang suka suatu konten atau pembuatnya, mereka klik tombol like.

Ketika seseorang merasa seseorang perlu melihat kontennya, mereka share.

Dan ketika seseorang merasa perlu lihat konten sejenis, mereka subscribe.

#249. Kemiskinan Identitas

Sebuah amatan sempit pagi ini:

Buntut panjang dari penyitaan literatur etnis Batak (sebagaimana etnis lainnya) oleh kolonial dan "peneliti" pada era penjajahan, di mana informasi yang dibutuhkan orang Batak itu sendiri untuk menjadi dirinya "Yang Batak", telah dihegemoni, diklaim, dipublikasikan terpotong-potong, dikemas apik sesuai selera budaya pop dan diproduksi sebagai komoditas pasar.

#248. Relativitas Identitas

Siapakah kita?
Siapakah saya?
....

-Homo Sapien
-Manusia
-Pria
-Bernama Yohanes Gomgom Parulian Lumbantoruan
-Indonesia
-Protestan
-Batak
-Toba
-Sihombing
-Lumbantoruan
-Hariara generasi ke-17